Tips and Trick Cara Merawat Mesin Jahit Agar Awet

Tips and Trick Cara Merawat Mesin Jahit Agar Awet

Merawat mesin jahit agar selalu berada dalam kondisi baik tidak dapat dipungkiri memang bisa memperpanjang umur mesin jahit, sayangnya hal ini justru sering diabaikan oleh banyak orang. Meski kelihatanya sepele ternyata perawatan mesin jahit itu sendiri juga harus disesuaikan dengan jenis atau tipe mesin jahitnya.

Perawatan Mesin Jahit

Perawatan mesin jahit dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang dapat dilakukan untuk memelihara dan merawat mesin jahit dengan cara mengadakan tindakan perbaikan, penyesuaian dan pengganti komponen didalamnya agar mesin  jahit tersebut selalu berada dalam kondisi baik dan terhindar dari kerusakan yang tidak terencana

Berdasarkan jenisnya kegiatan perawatan mesin jahit sendiri secara umum dapat dikelompokkan ke dalam dua ketegori yakni perawatan yang bersifat preventif dan perawatan yang bersifat insidential.

  • Perawatan Preventif

Perawatan yang bersifat preventif perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya kerusakan – kerusakan yang tidak terduga atau terjadi secara tiba – tiba. Pelaksanaan perawatan preventif ini dapat dibedakan lagi menjadi 2 macam

  1. Perawatan rutin yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan setiap hari.
  2. Perawatan periodik yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan dalam jangka waktu terntentu
  • Perawatan Insidentil

Perawatan insidentil atau perawatan korektif merupakan perawatan yang dilakukan setelah terjadinya kerusakan pada mesin jahit. Kegiatan ini dapat disebut juga dengan nama perbaikan  atau reparasi, Beberapa kegiatan insidentil yang sering dikerjakan diantaranya:

  1. Membongkar dan memasang rumah sekoci
  2. Membersihkan gigi mesin
  3. Membetulkan tali mesin
Tips Merawat Mesin Jahit

Mau tahu lebih detail lagi tentang bagaimana cara perawatan mesin jahit. Untuk memudahkan anda dalam melakukan tindakan perawatan berikut kami bagikan beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan untuk merawat dan menjaga mesin jahit supaya tetap awat dan dapat digunakan sebagaimana mestinya

  • Perahatikan Lama Pemakaian

Sama halnya dengan manusia, mesin jahit juga membutuhkan istirahat jadi dapat dipakai selama 24 jam secara terus – menerus. samikin tebal bahan bahan kain yang dijahit biasanya  akan semakin cepat pula mesin  menjadi panas dan akibatnya bisa menyebabkan kerusakan dinamo maupun komponen lain didalam.

  1. Untuk mencegah kerusakan mesin jahit sebisaa mungkin pakilah mesin jahit dengan sewajarnya
  2. Bila dirasakan bodi mesin jahit mulai panas, sebaiknya istirahatkan mesin jahit anda dengan mematikan mesin
  3. Diamkan mesin jahit selama beberapa saat sampai mesin tidak panas kemudian anda bisa menggunakan kembali mesin jahit
  • Gunakan Stabilizer atau UPS

Khusus untuk anda yang memakai mesin jahit berteaga listrik ada baiknya bila anda menyiapkan stablizer atau UPS untuk mencegah timbulanya aliran listrik yang tidak stabil. Jika tiba – tiba terjadi penurunan daya yang drastis kondisi tersebut tentu saja dapat berpengaruh pada serikuit-serkuit bagaian dalam mesin jahit

  1.  Untuk mencegah aliran listrik yang tidak stabil anda dapat menggunakan stabilizer yang digunakan pada komputer
  2. Stabilzer tersebut umumnya cukup untuk menahan daya jika tiba – tiba terjadi penurunan tegangan sehingga kerusakan mesin jahit bisa diminimalisir semaksimal mungkin
  • Bersihkan Secara Berkala

Setiap kali selesai digunakan segera bershikan mesin jahit dari sisa – sisa benang, debu maupun potongan kain dengan menggunakan kuas kecil, penyedot debu mini karena akan sangat berbahaya jika benang atau potongan kain tersebut masuk ke sela – sela mesin jahit

  1. Ketika anda hendak membersihkan mesin jahit pertama – tama lepaskan terlebih stop kontak, jarum jahit, berserta benang yang masih menempel pada mesin jahit
  2. Jika sudah selanjutnya bersihkan benang dan debu yang menempel pada body mesin jahit dengan menggunakan kain yang halus.
  3. Lepaskan baut yang terdapat pada plat mesin jahit dengan menggunakan obeng.
  4. Pindahkan plat atau papan geser yang terdapat badan mesin jahit, kemudian keluarkan sekoci, spul dan rumah sekoci dari dalam mesin jahit
  5. Bersihkan sisa benang atau potongan bahan kain dengan sikat yang berbulu halus. Kalau ada sisa benang yang agak susah anda bisa menggunakan bantuan pinset.
  6. Setelah dirasa cukup bersih berikan pelumas pada mesin jahit untuk mencegah karat dan kerusakan komponen mesin jahit lainnya karena gesekan.
  7. Terakhir kembalikan komponen mesin yang telah dibongkor ke tempat semula kemudian jalankan mesih jahit tanpa benang.

Jika kotoran yang terdapat pada mesin jahit tersebut tidak dibersihkan secara tuntas yang ada mesin jahit manual, mesin jahit otomatis, mesin jahit portable, maupin mesin jahit high speed yang anda miliki akan mengalami kerusakan.

  1. Sisa – Sisa benang dan potongan kain yang dibiarkan bisa masuk ke mesin jahit akan menghambat kinerja dan mengurangi performa mesin jahit
  2. asuknya potongan kain atau sisa benang ke gear mesin jahit juga akan menyebabkan mesin jahit menjadi macet dan menimbulkan suara berisik
Cek keausan mesin

Mengecek keausan mesin secara berkala terutama pada komponen mesin jahit yang selalu bergesek menjadi salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan untuk menjaga dan merawat mesin jahit agar tetap awet.

  1. Gangguan yang paling sering terjadi yaitu bagian lubang jarum pada need plate sudah aus atau kehilangan rusak karana sudah lama digunakan.
  2. Seiring berjalannya waktu dan semakin seringnya pemakaian mesin jahit, serangan yang berfungsi sebagai penggerakan dan titik temu benang bawah juga bisa mengalami kerusakan sehingga perlu digantikan dengan sarangan baru.

Untuk menguji kelayakan sarangan, putarlah roda penggerak ke arah anda diawali dari posisi jarum pada titik paling diatas terus bergerak turun sampai jarum bertemu dengan sarangan.

  1. Pertahankan posisi ini dengan memegang roda penggerak
  2. Dari bawah menggunakan tangan kiri anda, goyang – goyanglah sarangan tadi kesamping kiri dan kanan
  3. Bila jarak sentuhanya dengan jarum terlalu longgar atau jauh itu berarti benang dari jarum tidak akan bisa diikat oleh sarangan sehingga terjadilah langkah atau bahkan mesin tidak bisa menjahit sama sekali disebabkan sarangan tersebut sudah terlalu aus dan harus diganti
Berikan Pelumas Pada Mesin Jahit

Untuk mencegah terjadinya keausan mesin jahit berikan minyak pelumas terutama pada komponen mesin jahit yang sering bergesekan Dengan memberikan minyak pelumas secara rutin secara tidak langsung anda juga dapat mencegah timbulnya karat pada mesin jahit

Apabila buku petunjuk menginstruksikan bahwa mesin jahit anda diberi minyak maka anda bisa menerapkan perhitungan sebagai berikut.

  1. Untuk mesin jahit yang dipakai setiap hari sebaiknya berikan minyak seminggu sekali
  2. Untuk mesin jahit yang dipakai setiap seminggu sekali sebaiknya berikan minyak sebulan sekali
  3. Untuk mesin jahit yang dipakai setiap satu bulan sekali sebaiknya berikan 3 bulan sekali

Apabila buku petunjuk tidak menginstruksikan untuk memberi minyak pada mesin jahit, berarti mesin anda sudah diberi minyak oleh pabrik dan tidak perlu diberikan minyak lagi. Namun anda masi dapat memberikan minyak 2 – 3 tetes karena hal tersebut tidak akan merusak mesin tapi justru menambah pemeliharaan mesin.

Jika pada sebagian besar mesin jahit otimatis atau mesin jahit elektrik tidak perlu terlalu sering diberikan minyak, maka khusus untuk mesin jahit manual justru harus diberi minyak pelumas dengan jumlah yang lebih banyak.

Jika pada sebagian besar mesin jahit otomatis atau mesin jahit elektrik tidak perlu terlalu sering diberikan minyak, maka khusus untuk mesin jahit manual justru harus diberikan pelumas dengan jumlah yang lebih banyak

  1. Mesin jahit manual membutuhkan lebih banyak pelumas karena masih menggunakan tenaga manusia sebagai penggeraknya
  2. Komponen dalam mesin jahit manual juga terbilang cukup sensitif terhadap keausan jadi untuk mencegah kerusakan perlu diberikan pelumas lebih banyak

Dalam memberikan minyak pelumas pada mesin jahit sendiri terdapat beberapa aturan yang harus diperhatikan jadi tidak bisa sembarangan.

  1. Untuk mencegah keausan mesin dan mencegah timbulnya karat hanya gunakan oli khusu untuk mesin jahit