Tips Memilih Bahan Kain Yang Cocok Untuk Kemeja

Tips Memilih Bahan Kain Yang Cocok Untuk kemeja

Siapa yang tidak ingin memiliki kemeja yang bagus, adem dan tidak mudah kusut?

Tentunya setiap orang mau bukan? Namun, untuk mendapatkan bahan kemeja yang bagus tersebut harus memperhatikan bahan dan jenis kainnya. Nah karena Maju Mapan Konveksi Sudah merangkupnya, Yuk kenali jenis jenis bahan kemeja yang bagus,adem dan tidak mudah kusut!

Berikut adalah bahan kain yang cocok untuk kemeja :

 

1. Kain katun

Kain Katun adalah jenis kain yang terbuat dari serat katun alami karena dihasilkan oleh tanaman kapas. Karakteristik dari kain ini adem dan tidak mudah kusut saat dicuci. Oleh karena itulah, jenis kain ini cocok untuk dijadikan sebagai bahan kemeja. Disamping itu,kemeja dari bahan katun juga sangat halus dan mudah menyerap keringat sehigga terasa adem serta nyaman saat digunakan

(Sumber : https://pin.it/17Vd4gQLN)

Namun, ada berbagai jenis katun yang memiliki kualitas dan sifat yang berbeda. Misalnya katun satin yang lebih halus dan berkilau atau katun linen yang mudah kusut dibandingkan jenis katun lainnya.Penting untuk memahami berbagai jenis bahan katun untuk memilih jenis katun yang bagus untuk kemeja. Diantara se

2.Kain Oxford

Kain Oxford Merupakan bahan katun dengan campuranm tetoron. Bahan kemeja ini cenderung menggunakan benang yang lebih tipis dari pada jenis kain lainnya. Sehingga pemakainnya juga lebih tipis. Kain ini memiliki karakteristik yang halus, lembut,bobot yang ringan, serta lebih tipis sehingga lebih nyaman. Jenis kain ini merupakan kain yang  cukup kut karena melalui proses pemintalan dengan teknik yang khusus. Selain itu kain ini lebih cocok jika digunakan pada negara yang beriklim tropis, namun bahan kemeja ini memiliki kekurangan yaitu kaku dan rentan robek bila terkena detergen yang berlebihan.Namin, kain oxford memiliki harga yang lebih terjangakau

3. Kain Chambray

Kain Chambray adalah kain yang terbuat dari serat linen dan katun. Sekilah, Jenis kain ini memiliki tampilan serupa denfan kain denim, namun lebih halus dan lembut. Kain chambray sering digunakan dalam pembuatan pakaian, terutama untuk kemeja. Hal ini karena kelebihan dari kain chambray yang mudahh menyerap keringat serta memiliki serikulasi udara yang baik sehingga cocok untuk digunakan saat musim kemarau. Jenis kain ini juga lebih ringan dari kain denim yang cenderung berat dan tidak nyaman saat digunakan.

4. Kain Denim

Kain Denim merupakan jenis bahan kain yang terbuat dari katun twill namun terkesan lebih halus dan tipis. Jenis kain ini memang sering digunakan dalam celana jeans. Namun , kain ini biasa juga digunakan sebagai bahan kemeja ataupun jaket. Ada banyak orang menyukai kemeja dangan bahan denim karena kuat, tahan lama,tidak mudah kusut, dan juga stylish dan kekinian. Kekurangannya, jenis kemeja bernahan denim cenderung lebih tebal, berat, dan susah menyerap keringat. Sehingga, kemeja dengan denim tidak cocok untuk kalian yang suka beraktivitas diluar ruangan (outdoor).

5.Kain Flanel

Kain flanel terbuat dari wol yang tidak dapat diproses dengan tenun, melainkan dengan pemanasan dan penguapan. Oleh karena itu teksturnya sangat beragam tergantung dengan pembuatanya. Bahkan ketebalan pun beragam, mulai dari 2 mm hingga 5 mm

Kain flanel terkenal dengan kehangatannya karena permukaan yang berbulu. Jenis kain juga memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap keringat, sehingga nyaman untuk digunakan. Namun, jenis kain flanel yang tebal tidak cocok jika digunakan dalam iklam tropis kerena dapat membuat penggunanya kepanasan.

6. Kain Acrylic

Kain Aryclic  adalah bahan kain yang terbuat dari serat polimer sintetik yang berasal dari minyak bumi. Jenis kain ini cocok digunakan sebagai panas, sehingga tidak boleh disetrika terlalu panas. Kain ini cocok digunakan sebagai bahan kemaja kerena sifatnya yang ringan, lembut, serta menahan panas tubuh tanpa meninggalkan rasa gatal pada kulit. Namun, jenis kain ini tidak cocok digunakan ditempat outdoor karena tidak cocok di tempat yang banyak melibatkan sifat panas.

7. Kain Drill

Kain Drill adalah kain yang umumnya digunakan sebagai seragam, PDL(Pakaian Dinas Lapangan). dan PDH (Pakaian Dinas Harian). Bahan kemeja yang berbahan dasar kain drill cocok untuk menghadiri acara – acara formal maupun kasul. Kain drill memiliki jenis yang bermacam – macam.

8. Kain Serasi

Jenis bahan kemeja ini mengusung konsep satu gaya untuk semua orang, sehingga cocok untuk digunakan oleh semua orang. Kain serasi biasanya dijadikan sebagai kemeja seragm kerja dengan nuansa yang formal. Bahan kain ini memberikan penampilan yang terbaik untuk pemakainya, namun tetap mengutamakan kenyamanan dan fleksibilitas ketika gigunakan sepanjang hari. Anda tidak perlu khawatir jika merasa gerah dan kepanasan, karena bahan kain serasi memiliki serat dan pori kain yang cukup baik untuk sirkulasi udara.Selain itu bahan kemeja ini tidak mudah kusut sekalipun digunakan pada aktivitas yang berat dan bergerak sepanjang hari.

9. Kain Tokyo

Jika bahan kain serasi mengusung konsep gaya untuk semua orang, kain ini justru memberikan setiap detail karakternya yang unik melalui kota-kota terkenal. Kain Tokyo memiliki perpaduan antara benang microfiber dan viscose yang dikombinasikan dengan corak alami, sehingga pemakainnya nyaman seperti memakai pakaian yang terbuat dari benang wol asli.

10. Kain Toyobo

Di Indonesia bahan kain toyobo dikenal sebagai salah satu jenis kain katun yang diimpor dari Jepang. Kain Toyobo memiliki serat kain yang sangat rapat, sehingga jenis katun toyobo tidak menerawang. Karakteristik dari Kain Toyobo adalah sedikit lebih tebal, bertekstur lembut dan cenderung glossy jika digunakan. Oleh karena itu bahan kain kemeja Toyobo ini cocok untuk digunakan kemeja indoor karena pemakainnya lebih ekslusif dna elegan